Pengertian Umum Teknik Industri

Posted on
  • 11 Des 2012
  • by
  • Budi Susilo
  • in
  • Label: , ,
  • Teknik Industri adalah cabang dari ilmu teknik yang berkenaan dengan pengembangan, perbaikan, implementasi, dan evaluasi sistem integral dari manusia, pengetahuan, peralatan, energi, materi, dan proses.

    Pengertian Umum Teknik Industri
    Pengertian Umum Teknik Industri
    Menyebut Teknik Industri tidak lengkap tanpa menyebut Fredrick Winslow Taylor. Taylor mungkin adalah pelopor Teknik Industri yang paling terkenal bahkan Fredrick Winslow Taylor sering ditetapkan sebagai Bapak Teknik Industri meskipun seluruh gagasannya tidak asli. Dia mempresentasikan gagasan mengenai pengorganisasian pekerjaan dengan menggunakan manajemen kepada seluruh anggota American Society of Mechanical Engineers (ASME). Dia menciptakan istilah "Scientific Management" untuk menggambarkan metode yang dia bangun melalui studi empiris. Kegiatannya meliputi topik-topik seperti pengorganisasian pekerjaan dengan manajemen, seleksi pekerja, pelatihan, dan kompensasi tambahan bagi seluruh individu yang memenuhi standar yang dibuat perusahaan. Scientific Management memiliki efek yang besar terhadap Revolusi Industri, baik di Amerika maupun di luar negara Amerika. Scientific management inilah yang selanjutnya berkembang dengan sebutan teknik industri atau industrial engineering.

    Pada dasarnya, ilmu Teknik Industri dapat dibagi ke dalam tiga bidang keahlian, yaitu Sistem Manufaktur, Manajemen Industri, dan Sistem Industri dan Tekno Ekonomi.

    1)   Sistem Manufaktur
    Sistem manufaktur adalah sebuah sistem yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan kualitas, produktivitas, dan efisiensi sistem integral yang terdiri dari manusia, mesin, material, energy, dan informasi melalui proses perancangan, perencanaan, pengoperasian, pengendalian, pemeliharaan dan perbaikan dengan menjaga keselarasan aspek manusia dan lingkungan kerjanya. Jenis bidang keilmuan yang dipelajari dalam sistem manufaktur ini adalah antara lain Sistem Produksi, Perencanaan dan Pengendalian Produksi, Pemodelan Sistem, Perancangan Tata Letak Pabrik dan Ergonomi.

    2)   Manajemen Industri
    Bidang keahlian manajemen industri adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk penciptaan dan peningkatan nilai sistem uasaha melalui fungsi dan proses manajemen dengan bertumpu pada keunggulan sumber daya insane dalam menghadapi lingkungan usaha yang dinamis. Jenis bidang keilmuan yang dipelajari dalam Manajemen Industri antara lain adalah Manajemen Keuangan, Manajemen Kualitas, Manajemen Inovasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasarn, Manajemen Keputusan dan Ekonomi Teknik.

    3)   Sistem Industri dan Tekno Ekonomi
    Bidang keahlian dalam Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi adalah bidang keahlian yang memanfaatkan pendekatan teknik industri untuk peningkatan daya saing Sistem Integral yang teriri atas Tenaga Kerja, Bahan Baku, Energi, Informasi, Teknologi, dan Infrastruktur yang berinteraksi dengan komunitas bisnis, masyarakat dan pemerintahan. Bidang keilmuan yang dipelajari didalam Sistem Industri dan Tekno Ekonomi antara lain adalah Statistika Industri, Sistem Logistik, Logika Pemrograman, Operational Research, dan Sistem Basis Data.

    Definisi Efisien dan Efektif
    Efisien artinya melakukan sesuatu dengan sumber daya yang hemat atau dengan tanpa pemborosan. Sementara efektif berarti keadaan dimana tercapainya tujuan yang diinginkan.

    Efisien dan efektif berarti tercapainya tujuan dengan sumber daya yang hemat dan tanpa pemborosan. Tercapainya tujuan tersebut bias berarti dalam biaya yang rendah atau waktu yang pendek. Dari kata efisien bisa dibangun kata efisiensi yang merupakan rasio antara penambahan output per input yang digunakan untuk menghasilkan penambahan output tersebut.

    Definisi Optimal
    Optimal berarti jumlah, derajat, atau sesuatu yang paling disukai yang bisa dicapai dalam suatu kondisi tertentu. Optimum tidak berarti maksimum, karena optimum mempertimbangkan juga faktor-faktor batasan/konstrain.

    Kata optimum mengacu pada kualitas dan bukan kuantitas. Itu berarti “yang terbaik”, bukan “yang terbesar” atau “yang paling” seperti dalam temperatur optimum ruang penyimpanan makanan. Sering terjadi bahwa “yang terbaik” dapat berarti juga “yang terbesar” atau “yang paling”, seperti dalam kita mencari ROI yang optimum, yang mungkin menjadi alasan ambiguitas mengenai arti dari kata optimum itu sendiri.

    Definisi Produktivitas
    Ensiklopedia Britannica mendefinisikan produktifitas dari sudut pandang ilmu ekonomi yaitu ukuran efisiensi produktif yang dihitung sebagai rasio dari apa yang diproduksi dan apa yang dibutuhkan untuk memproduksinya. Input yang digunakan sebagai denominator dari rasio biasanya merupakan faktor tradisional dari lahan produksi, buruh, dan modal baik itu bersifat tunggal maupun agregat/gabungan.

    Microsoft Encarta mendefinisikan produktivitas sebagai efesiensi relatif dari suatu aktivitas ekonomi yaitu jumlah produk atau jasa yang diproduksi dibandingkan dengan jumlah barang dan jasa serta buruh yang digunakan untuk memproduksinya.

    Bagikan, klik disini

    1 komentar:

    Budi Susilo mengatakan...

    test komentar

    Posting Komentar

    Ingat untuk berkomentar yang Sopan ya... ^^

     
    Copyright (c) 2012 E-TEKNIK Modifikasi by : eFTutor Blog
    Supported by : Blogger